Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), BPSDMP Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero)/Pelindo menyelenggarakan tahapan Pendampingan Market Development & Pitching yang berlangsung di Jakarta, Senin (31 Agt).`
Kepala PPEJP, Abu Amar dalam arahannya menegaskan bahwa para pelaku usaha Indonesia bukan sekadar pendukung ekonomi domestik, melainkan tulang punggung ekspor non-migas nasional yang berpeluang besar menjadi pemain global yang dominan.
Kepala PPEJP mengapresiasi PT Pelindo atas komitmen aktif dalam mengawal langkah para pelaku usaha dari hulu hingga ke hilir. Menurutnya, untuk mewujudkan sasaran UMKM menembus pasar internasional, PPEJP tidak dapat berjalan sendiri melainkan membutuhkan ekosistem yang solid dan terintegrasi.
Department Head Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelindo, Ilham Leman dalam laporannya mengatakan bahwa bagi PT Pelindo, pemberdayaan UMKM bukan hanya mengenai peningkatan kapasitas usaha, tetapi bagaimana UMKM binaannya dapat naik kelas, memiliki daya saing, memperluas pasar, dan pada akhirnya mampu menembus pasar global.Â
Acara tersebut berlangsung 31 Agustus—4 September 2026 dan dihadiri 30 (tiga puluh) UMKM binaan PT Pelindo.
Melalui tahapan ini, para peserta diarahkan untuk menjadi pembelajar yang agresif, memanfaatkan pendampingan fasilitator secara maksimal, serta aktif beradaptasi dengan tren dan regulasi global.