BERITA

Back to Top

Webinar Nasional “Talenta Jasa Perdagangan Indonesia 2026 : Dari Potensi Lokal ke Peluang Global”

01 Juli 2026

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP), Kementerian Perdagangan berkolaborasi dengan Apple Developer Academy Indonesia menyelenggarakan Webinar Nasional dengan tema “Talenta Jasa Perdagangan Indonesia 2026 : Dari Potensi Lokal ke Peluang Global” yang berlangsung secara daring di Jakarta, Selasa (30 Juni). Acara tersebut dibuka Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti.

Wamendag dalam sambutannya mengatakan, jasa perdagangan memegang peran strategis di seluruh ekosistem bisnis, mulai dari distribusi, logistik, pemasaran, layanan digital, hingga konsultasi bisnis. 

Sementara itu, Kepala BPSDMP Djatmiko Bris Witjaksono menegaskan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor jasa perdagangan untuk mengoptimalkan pemanfaatan perjanjian perdagangan dan peluang pasar global. 

Kepala PPEJP Abu Amar dalam laporannya menjelaskan, daya saing Indonesia saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada kualitas produk fisik semata, melainkan pada keandalan talenta dalam menguasai teknologi, membaca pasar, membangun jejaring, serta menyajikan layanan profesional.

Webinar nasional ini juga menghadirkan kolaborasi dan sesi berbagi pengalaman dengan Apple Developer Academy. Melalui kemitraan ini, peserta mendapatkan wawasan berharga mengenai metodologi pengembangan, pendampingan, dan penyiapan talenta berstandar global yang mampu menjawab dinamika kebutuhan industri yang bergerak cepat.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dimoderatori Iera Khairani dari PPEJP dengan narasumber, antara lain Fasilitator PPEJP, Eriklex D. Sahusilawane; Head of Operations Apple Developer Academy @UC Jakarta, Peter Tan; serta Alumni Apple Developer Academy 2024 dan Founder ObO | One by One, Luthfi Misbachul Munir.

Melalui forum ini, Kementerian Perdagangan berharap dapat memicu kolaborasi yang lebih kuat antarpemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem SDM perdagangan Indonesia yang tidak hanya adaptif dan inklusif, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di pasar global.