BERITA

Back to Top

PPEJP Menyelenggarakan Pelatihan Prosedur Ekspor dan Bagaimana Memulai Ekspor

25 Juni 2026

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), BPSDMP Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan BRI Research Institute, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menyelenggarakan Pelatihan Prosedur Ekspor yang berlangsung di Kantor PPEJP, Jakarta, Selasa (23 Juni).

Ketua Tim Pelatihan SDM Ekspor PPEJP, Wasiyanto mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dan sektor perbankan untuk membantu dan memfasilitasi para pelaku UMKM agar berhasil memasuki pasar global. PPEJP akan terus memberikan pelatihan ekspor untuk peningkatan daya saing UMKM Indonesia.

Lebih lanjut, Team Leader CSR PT Bank Rakyat Indonesia, Agusman Muhammad Latif mengimbau kepada 30 (tiga puluh) pelaku UMKM terpilih yang menjadi peserta pelatihan ini untuk fokus memperkuat tiga pilar utama: Kualitas produk, Kuantitas (kapasitas produksi), dan Kontinuitas (keberlanjutan usaha). Para peserta juga dituntut jeli melihat tren pasar, melakukan adaptasi desain kemasan serta memenuhi standardisasi regulasi di negara tujuan ekspor.

Pelatihan tersebut berlangsung 23–25 Juni 2026 dan diikuti 30 (tiga puluh) pelaku UMKM binaan BRI serta dihadiri Team Leader Technical Assistance BRI Research Institute, Atif Solihin Andrian.

Dalam kesempatan yang sama, diselenggarakan juga Pelatihan Bagaimana Memulai Ekspor.

Ketua Tim Multimedia dan Database PPEJP, Titi Nur Izzati mengatakan bahwa daya saing dan keunikan produk UMKM Indonesia sebenarnya sudah sangat siap diuji di kancah global. Namun, pelaku usaha masih kerap menghadapi kendala administratif dan teknis.

Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi serta diharapkan para peserta dapat terus meningkatkan kualitas produk, menyesuaikan label dan kemasan sesuai selera pasar tujuan, serta aktif berpromosi.