Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), BPSDMP Kementerian Perdagangan menyelenggarakan Obrolan Ekspor dengan tema "Selera Serumpun: Menembus Hati Pasar Malaysia" yang berlangsung secara daring di Jakarta, Kamis (12 Maret).
Acara tersebut dipandu host dari PPEJP, Iera Khairani dengan narasumber Atase Perdagangan Kuala Lumpur, Aziza Rahmaniar Salam.
Atdag Kuala Lumpur mengungkapkan bahwa meski pertumbuhan ekspor makanan dan minuman (mamin) ke Malaysia positif, Indonesia saat ini baru mengisi sekitar 6% dari total pasar impor mamin di negara tersebut. Rendahnya angka penetrasi ini mengindikasikan adanya celah informasi dan strategi yang perlu segera ditutupi oleh para pelaku usaha.
Atdag Kuala Lumpur juga menekankan bahwa keberhasilan di pasar Malaysia tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada pemahaman mendalam terhadap lima pilar utama, yaitu Identifikasi Profil dan Preferensi Selera, Kurasi Produk, Kepatuhan Regulasi, Standardisasi Pengemasan serta Strategi Penetrasi.
Diharapkan tayangan ini dapat menjadi sarana bagi produk-produk UMKM Indonesia untuk tidak hanya sekadar sampai ke Malaysia, tetapi benar-benar dicintai dan mampu menguasai pasar di sana.