BERITA

Back to Top

Evaluasi dan Penutupan Export Coaching Program Wilayah Jabodetabek, Jawa Barat dan Jawa Timur

20 November 2025

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), BPSDMP Kementerian Perdagangan menyelenggarakan Evaluasi dan Penutupan Export Coaching Program (ECP) Tahun 2025 Wilayah Jabodetabek, Jawa Barat dan Jawa Timur. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan, Mardyana Listyowati hadir dan memberikan arahan dalam Evaluasi dan Penutupan ECP Wilayah Jabodetabek.

Kepala BPSDMP mengatakan bahwa ECP harus dijadikan sebagai landasan untuk terus memperluas jaringan, meningkatkan daya saing, dan mengembangkan produk-produk berkualitas yang dapat dibanggakan di pasar internasional. 

ECP adalah program yang bertujuan untuk membina dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia agar siap bersaing di pasar global. Selama kurang lebih delapan bulan, para peserta telah diberikan bimbingan dan pelatihan yang komprehensif, mulai dari aspek teknis ekspor, adaptasi produk, pengembangan pasar, business matching, hingga strategi pemasaran internasional.

Kegiatan tersebut berlangsung 17 November 2025 dan diikuti 30 (tiga puluh) pelaku UMKM wilayah Jabodetabek dengan produk-produk yang ditampilkan, antara lain produk makanan dan minuman, furnitur, home decor, fesyen, dan lain-lain.

Dalam kesempatan berbeda, diselenggarakan juga Evaluasi dan Penutupan ECP Wilayah Jawa Barat di Bandung, Selasa (18 Nov). Kepala PPEJP, Sugih Rahmansyah hadir dan memberikan arahan dalam kegiatan tersebut.

Kepala PPEJP mengapresiasi peserta ECP karena kegiatan ini memerlukan investasi waktu, tenaga, pikiran, dan sumber daya lainnya. Dari hasil evaluasi yang diterima, banyak dari peserta yang telah berhasil meningkatkan kualitas produk, pelepasan ekspor perdana, perluasan pasar, serta mencatat potensial transaksi yang besar. 

ECP Wilayah Jawa Barat merupakan kerja sama PPEJP dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan diikuti 40 (empat puluh) pelaku UMKM Wilayah Jawa Barat.

Para peserta ECP diharapkan mampu menjadi pelaku usaha yang mandiri, terus berkembang, dan sigap beradaptasi dengan tren pemasaran terkini, terutama yang memanfaatkan teknologi digital dan e-commerce.

Evaluasi dan Penutupan ECP Wilayah Jawa Timur diselenggarakan di Pasuruan, Kamis (13 Nov). Kegiatan tersebut merupakan kerja sama PPEJP dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala PPEJP hadir dan memberikan arahan kepada peserta ECP Wilayah Jawa Timur.

Kepala PPEJP mengatakan bahwa keberhasilan ECP ditopang oleh dukungan berbagai mitra strategis, baik dari instansi pemerintah, lembaga pendidikan, asosiasi bisnis, maupun mitra perbankan. Kolaborasi ini memperkuat akses peserta terhadap jaringan global, informasi pasar, serta peluang pendampingan ekspor secara berkelanjutan. Sinergi ini menjadikan ECP sebagai program yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika perdagangan internasional.

Diharapkan kegiatan ECP dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi UKM Indonesia, sehingga mereka tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi juga dapat memperluas sayapnya ke pasar internasional. Mari kita bersama-sama terus berkolaborasi, berinovasi dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.