Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), BPSDMP Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Evaluasi dan Penutupan Export Coaching Program (ECP) Wilayah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor PPEJP, Jakarta, Rabu (7 Okt).
Coach PPEJP, Anggita Hary Prasetyo, dalam laporan hasil evaluasi menyampaikan bahwa dari 30 peserta yang mengikuti Export Coaching Program (ECP) Jakarta 2026, sebanyak 11 peserta telah berhasil merealisasikan ekspor, sementara 11 peserta lainnya saat ini berada dalam tahap persiapan ekspor.
Kepala PPEJP, Abu Amar dalam arahannya mengatakan bahwa potensi produk lokal Indonesia sangat besar di pasar internasional. Namun, untuk bersaing secara global, kualitas produk yang konsisten, kapasitas produksi, pemenuhan standar, kelengkapan legalitas/dokumen, serta pemahaman atas kebutuhan buyer menjadi kunci utama.
Skema ekspor dilakukan secara mandiri, melalui pihak ketiga, hingga pemanfaatan kanal promosi luar negeri. Produk-produk Indonesia tersebut berhasil menembus berbagai negara tujuan, di antaranya Jepang, Jerman, Singapura, Filipina, Taiwan, Amerika Serikat, dan Italia.
Rangkaian ECP Jakarta 2026 berlangsung melalui berbagai tahapan terstruktur, mulai dari seleksi dan verifikasi perusahaan, market development, pitching, training of exporters, business matching, hingga progress monitoring.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Bambang Arianto berharap melalui ECP Jakarta 2026 para alumni program dapat terus membangun jejaring kerja sama, memanfaatkan berbagai fasilitasi ekspor yang ada, serta menginspirasi pelaku UMKM lainnya untuk membawa semangat lokal ke global.
Penutupan program ECP ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal bagi para peserta untuk melangkah secara mandiri menuju pasar global. Keberhasilan ECP tidak hanya dinilai dari berapa banyak ekspor yang tercipta selama program, tetapi sejauh mana pelaku usaha mampu mempertahankan dan meningkatkan kegiatan ekspornya secara berkelanjutan.