Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), BPSDMP Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan KSO Sucofindo-Surveyor Indonesia (KSO SCISI) menyelenggarakan Pelatihan Persiapan Impor yang berlangsung di Jakarta, Senin (10 Agt).
Kepala PPEJP, Abu Amar hadir dan menyampaikan bahwa pengembangan SDM ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kompetensi di bidang perdagangan internasional khususnya dalam memastikan kesesuaian mutu produk/bahan baku yang masuk ke wilayah Indonesia.
Pelatihan ini dirancang dengan menyajikan materi komprehensif, relevan, dan ter-update sesuai dengan dinamika regulasi perdagangan terkini dan juga dibekali aspek praktis yang mencakup klasifikasi barang (HS Code), prosedur penanganan dokumen dan efisiensi rantai pasok, incoterms, dan sistem pembayaran.
Kepala Sub Bagian Operasi 1 KSO SCISI, Frenco Renald Butar Butar dalam laporannya mengatakan bahwa peningkatan kapabilitas SDM di lingkungan KSO SCISI bukan sekadar kebutuhan internal, melainkan investasi strategis bagi penguatan sistem verifikasi perdagangan nasional.
Pelatihan tersebut berlangsung 10–13 Agustus 2026 dan diikuti 50 (lima puluh) pegawai KSO SCISI.
Seluruh rangkaian pelatihan akan ditutup dengan Uji Kompetensi Profesi Skema Persiapan Impor pada 20 Agustus 2026. Asesmen kompetensi ini dirancang untuk memberikan pengakuan resmi berstandar nasional atas kapasitas serta profesionalisme para peserta.